Hidup Seadanya Demi Homestay Program

Ketika kondisi memaksa gue untuk hidup dengan mengandalkan diri sendiri, itu berarti gue harus mengatur segala sesuatunya sendiri, termasuk soal keuangan. Dan ini yang paling berat bagi gue, since my mother was the only one who able to managed my financial. Sialnya lagi gue lebih teliti pada huruf dibanding angka. Semuanya terasa lebih berat ketika…

Merayakan Kepahitan

Dalam sebuah diskusi cinta dan cangkir kopi, Aprida pernah menjelaskan kepada saya bahwa bagi seorang kristiani: Hidup adalah sebuah penebusan dosa. Pada titik tersebut saya setuju, pernah saya berpikir bahwa (mungkin) di kehidupan sebelumnya saya ini adalah seekor ular liar yang membunuh orang sesuka hati di hutan, di kebun, di manapun saya tersesat. Itu mungkin…

Tetap Menjadi Manusia

“Haidar!!” Dari balik bilik kerja seorang kawan memanggil staff IT favorit kita semua. Dia sedang dilanda kesulitan mencetak gambar di mesin pencetak. Berjarak lebih dari 3 meter, Haidar menggerutu “Ada telefon lho, kenapa mesti teriak.” keluhnya sambil tetap senyam-senyum. “Loh, ini justru menjaga kita tetap seperti manusia.” Timpal Kak Gibthi. “Lah, gimana coba, kan ada…

Volunteering #BlogSeries: A sandwich Technique

After a year I joined in Sahabat Anak as a teacher for Marginal Children, the volunteers gave me a chance to being a Coordinator of Sahabat Anak Kota Tua. It was the first time for me to lead the volunteers and ensure all the program and planning went well. It was not easy to lead…

Volunteering #BlogSeries: Let Someone Go

Five years ago, in a rainy day, a glass was cracked by someone. At that time, I was too young to understand about love even broken heart. I had no idea, how to recover myself. Something that I always to remember is: Doing something good can make me feel better. After locking myself in my…

A chance

This story dedicated to an Australian Old Man, Richard Cronin. Yesterday – on a very last night – when I stood at the Transjakarta Selter, seen an old woman brought many things on her hand. There were some goodie bag at her left hand, her fingers on the other hand were busy with the handphone’s…