Dinda, Relawan dan TurunTangan

“Menjadi Relawan TurunTangan melampaui limitasi yang pernah saya buat sendiri” Tulisan ini dibuat untuk seorang apatis yang mempertanyakan arti sebuah kerelawanan kepada saya beberapa minggu lalu. Saat diberondong beberapa pertanyaan, saya sengaja hanya menjawab simple-simple saja atau sesepele “emang hidup gue kurang kegiatan aja, jadi bawaannya pengen ini itu, bikin banyak hal.” Tapi sebenarnya tidak…

Pahlawan metropolitan

Jakarta hari ini mungkin tenang, hanya suara riuh rendah para pekerja berebut masuk lift di gedung-gedung tinggi metropolitan. Bising hanya akan terdengar sore nanti, saat lengan kemeja telah di gulung hingga ke siku, saat wajah-wajah pekerja bersaing kusut dengan pakaian. Ketenangan itu tidak bisa saya nikmati ketika harus mengecek isi percakapan di aplikasi WhatsApp. Ada…

Behind the scene

“Behind the scene” kalimat pendek yang terus berdengung di telinga saya, pasca selesainya kegiatan YA & YLF 2016. Satu minggu sebelum dimulainya acara ini, beberapa teman saya hantui dengan sederet paragraf mengenai pondasi sebuah bangunan, mengenai kekhawatiran akan kami tidak benar-benar mengetahui tangan hebat yang membantu kelancaran setiap tugas yang diberikan kepada masing-masing dari kami. Baru lah…

Pondasi terbaik di YA & YLF 2016

Pagi ini sebuah ucapan terima kasih datang dari Ozil di WhatsApp Group Tim Inti Youth Adventure. Ucapannya sederhana: Terimakasih untuk semua tenaga dan pikiran selama persiapan hingga pelaksanaan YA… Jaga kesehatan karena masih ada YLF… #janganlupabahagia Tentunya, persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini tidak sesingkat ucapan terima kasih yang Ozil sampaikan. Banyak hal rumit dan pelik menjadi tantangan bagi…

Pesan Untuk Pacar Vania Santoso

  Teruntuk Kekasih Hati Vania Santoso, siapapun kalian akhirnya nanti, dengan akronim nama EYD ataupun STW atau lebih rumit dari keduanya.. Tulisan ini sengaja saya buat di tengah rintik hujan kota Jakarta biar semakin romantis. Karena selain keahlian melawak yang sepele, tentunya kamu juga dipilih oleh sebab kamu manis dan romantis. Sepertinya saya gak perlu memperkenalkan…

Si Oldschool dan Si Kekinian

Foto di atas diambil ketika keduanya sedang serius menawar harga alpukat untuk diberikan kepada para Nyonya. Berlangsung saat perjalanan menuju Jakarta, setelah Rapat Kerja TurunTangan 2015 kemarin. Kedua kakak ini (tanpa direncanakan) sama-sama membentuk kepribadian dan pola pikir seorang Dinda hingga menjadi seperti sekarang. Bedanya kalau dimarahi/dinasihati Kak Herry (Kiri) selalu menghasilkan air mata. Sementara Kak Darul (Kanan) selalu…