Aku selalu merindukan saat-saat kita berbincang

beach_me

‘Hai ganteng’, aku menyapa mu seraya melayangkan kecupan bibirku di tulang pipimu. Kau tersenyum malu-malu mencubit hidungku. Aku duduk di sampingmu, di atas buliran pasir putih, kusandarkan kepalaku beserta isinya di pundakmu yang kokoh seperti batang pohon kelapa yang tidak pernah tumbang diterpa angin pantai. Kedua telapak kaki kita beberapa kali dibasahi air ombak.

Tidak seperti pasangan lain yang hanya diam dan menikmati pemandangan. Aku menceritakan banyak hal tentang duniaku, tentang hari-hariku selama satu minggu tanpa kamu, tentang kepenatanku menghadapi rekan kerjaku, tentang kelelahanku menumpangi transportasi massal, tentang siaran tv yang semakin hari membingungkan, tentang kucingku (mahluk paling seksi di dunia ini). Sebaliknya kamu pun membagi duniamu kepadaku, kamu membuat aku memahami proses pekerjaanmu, kamu membuat aku membayangkan beban seperti apa yang ada di pundakmu.

Aku suka seperti ini, aku bahagia menikmati gelaran waktu yang tidak dibuat panjang oleh Tuhan tetapi bermakna untuk dua insan yaitu aku dan kamu.

Aku selalu merindukan saat-saat kita berbincang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s