Akan terus berada di dalamnya — #31HariMenulis

noval

Tadi malam adalah klimaks terjawabnya segala hal yang tersembunyi di RBS, dan saya terhitung di dalamnya. πŸ™‚ Kegigihan Noval, dan kesabaran kami semua terbayarkan dengan suara tertatihnya semalam.Β Saat jeripayah kami semua terbayar….

Saat saya mengalami demotivasi di Sahabat Anak Kota Tua, sekian bulan yang lalu. Melalui tugas dokumentasi kegiatan Karya Anak Indonesia–KADO. Tuhan mempertemukan saya dengan sebuah tempat yang hebat (menurut saya), Rumah Belajar Senen.

Tempatnya ada di balik tembok rel kereta api stasiun senen. Sebuah rumah kontrakan yang hanya cukup menampung kira-kira 30 adik dan kakak untuk belajar di sana. Saat itu saya datang bersama Kak Pida (salah satu panitia KADO yangΒ juga volunteer SA Kota Tua).

Kami datang di saat adik-adik asuh (kelas 4 – 1SMP) di RBS sedang rapat untuk persiapan KADO, didampingi oleh kakak-kakak pendampingnya. Saya melihat hal yang luar biasa di sana, adik-adik ini rapat dengan sungguh-sungguh mempersiapkan Project Perpustakaan Kelilingnya. Mulai dari membuat proposal untuk penggalangan dana (isi proposalnya lugu banget,haha) Dilanjutkan membicarakan soal teknis pembuatan puslingnya, dll.

Saya kagum melihat kegigihan kakak-kakak pendamping di RBS saat itu, penuh kesabaran mendampingi, memberi arahan. Meski kadang-kadang maksudnya A lalu yang ditangkap adik B. Kakak-kakak ini tidak henti bersabar dan terus mencari kalimatΒ yang tepat agar maksudnya tersampaikan.

“Kita buat Pusling ini, untuk membantu orang-orang yang gak bisa baca di sekitar sini kak.” Aldin namanya, menjelaskan dengan lantang dan percaya diri. Kembali saya nyaris menjatuhkan air mata. Anak-anakΒ marjinal yang sering dipandang sebelah mata oleh banyak orang, bisa berbuat dan Β berpikir sehebat ini. Lalu saya ini apa? gak ada apa-apanya dibanding mereka.

Saya tercengang, menelan ludah, bersama Kak Pida saling menahan air mata, penuh haru. Ada semangat luar biasa besarnya yang mengusung mereka untuk berbuat sesuatu di lingkungannya.

Semenjak saat itu saya jatuh cinta kepada tempat ini, lebih tepatnya kepada Aldin,hahaaa *pedopil dong πŸ˜€

Bermodalkan semangat berbagi, dan jatuh cinta tadi. Saya pun menambah jadwal kesibukan dari yang tadinya hanya mengajar hari minggu di kota tua, sekarang ditambah sabtu siang dan selasa malam di RBS.

Dari hari saya melihat Aldin dan yang lain sampai tadi malam saat kelas baca di RBS. Saya terus berusaha mengumpulkan lempengan-lempengan apa yang sebenarnya bisa membentuk adik-adik di RBS menjadi begitu gigih dalam menggapai pendidikan dan cita-citanya.

Perlahan saya mulai menemukannya. Hari pertama saya datang untuk mengajar dan mendampingi. Saya cukup kaget dengan ketegasan kakak-kakak RBS. Tadinya saya pikir –memang gak akan apa-apa yah adik-adik terlalu ditegasin seperti ini?– Saya sendiri lebih cenderung gak tegaan.haha. Lalu perlahan saya menyadari kadang tegas itu perlu sefsekali untuk menumbuhkan rasa segan adik kepada kakak. Karena ternyata anak kecil itu kalau terlalu dimanisin jadi agak susah buat dibilangin.haha

Hari-hari berikutnya saya terus menemukan lempengan-lempengan yang lain. *lempangaaaan….jadi kayak baca cerita petualangan apaaa gitu yaaa….hahahhaa

Saya menemukan hal-hal baru, yang gak pernah kami terapkan di kota tua. Seperti pemberian apresiasi “hadiah” untuk setiap adik yang mengerjakan tugas dengan baik. Hal ini berlaku di setiap minggu.

Ada hal yang paling signifikan berpengaruh dalam perubahan pola pikir adik-adik di sini. “Penyampaian Pesan kebaikan” di setiap saat, setiap waktu, setiap kejadian, setiap kesempatan dan setiap keadaan. Ini adalah bentuk character building paling baik menurut saya.

Hal yang paling tidak kalah penting adalah kakak-kakak di RBS hadir dengan meluangkan waktunya, memberi waktunya, bukan lagi untuk mengisi waktunya. Setiap mereka hadir untuk membawa satu pesan kebaikan baru, satu arti yang baru setiap minggunya. Bukan lagi untuk mengisi waktu di hari sabtu atau minggu yang kosong. Bukan lagi untuk sekedar mengajar satu ditambah satu sama dengan dua, setalah huru A adalah huruf B. Tapi lebih dari itu, lebih dari sekedar mencari kesibukan, tetapi ada untuk adik-adik yang membutuhkan persahabatan, pengajaran, pelayanan, serta perlindungan.

Tadi malam adalah klimaks terjawabnya segala hal yang tersembunyi di RBS, dan saya terhitung di dalamnya. πŸ™‚

Noval (Kelas 2 SD), dua bulan lalu dia belum bisa membaca, bahkan mengenal huruf pun sulit. Pertama kali mengenal huruf dengan saya sendiri, sampai bisa mengeja per dua huruf. Saat saya gak bisa hadir di kelas baca, Noval gak patah semangat. Dia minta diajarkan oleh siapapun yang hadir. Mulai dari Kak Widya, Kak Argha, dan akhirnya tadi malam kami menyaksikan Noval (didampingi Kak Pritha) bisa membaca sebuah buku cerita (meski masih sedikit mengeja) bahkan dia mampu menuliskan 10 benda yang disebutkan oleh Kak Pritha.

Kegigihan Noval, dan kesabaran kami semua terbayarkan dengan suara tertatihnya semalam. Saat jeripayah kami semua terbayar, rasanya suara Noval membaca buku cerita yang biasa-biasa saja, menjadi seperti nyanyian Kak Pritha di atas panggung konser. MeriahΒ dan membanggakan…

Saya akan terus ada di RBS, belajar dan berbagi banyak hal kebaikan dari adik dan kakak di sini. Tentunya tanpa melupakan tanggung jawab baru saya di Sahabat Anak Kota Tua.

RBS, SA Kota Tua…
Saya akan terus berada di dalamnya.Β Saling berbagi dan dibagi kebaikan oleh siapapun yang ada di sana.Β Menularkan semangat optimis untuk keberhasilan adik-adik.
Memberi pelukan kapanpun mereka butuh.
Menyediakan waktu kapanpun itu perlu.
Mengulurkan tangan kepada siapapun yang butuh.
Memberi kasih sesulit apapun kondisi,
dan berbagi bahagia sampai tertutup masa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s