I enjoyed when I was alone with a book — #31HariMenulis

Buku_dinda.jpg

Buku itu (salahsatu) sarana untuk saya mengobati sakit, tempat untuk saya mencari jawaban (terkadang), dan buku adalah teman yang tepatΒ saat saya menunggu.

“Dinda suka banget baca buku. Apa sih enaknya?” Hahahahaa… Saya sering kali mendapat pertanyaan-pertanyaan yang entah perlu dijawab atau gak sebenarnya. πŸ˜€

Buku itu sudah menjadi bagian dari hidup saya. Ibarat makanan, buku itu yah nasi. Saya meyakini,Β isi dari sertiap buku yang saya bacaΒ pasti akan berguna sepanjang usia.

Saya ini gak pinter-pinter amat, kurangnya banyak. Terlebih waktu saya untuk belajar berjam-jam juga udah gak banyak. Jadi salah satuΒ cara untuk belajar, belajar dan terus belajar yah melalui sarana buku.

Bahkan saya memerlukan waktu lebih lama untuk membeli buku dibanding membeli baju..hahahah perempuan macam apa saya ini πŸ˜€

Buku itu (salahsatu) sarana untuk saya mengobati sakit, tempat untuk saya mencari jawaban (terkadang), dan buku adalah teman yang tepatΒ saat saya menunggu.

Melalui buku, perlahan saya bisa mengenali siapa diri saya, mengetahui apa keinginan terbesar saya, bahkan sering kali menjadi alat untuk mengoreksi diri.

I enjoyed the times I was alone with a book..

—-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s