Dikerjakan

Membuka kembali halaman-halaman blog ini membuat saya miris. TernyataΒ isinya refleksi semua πŸ˜€ Ya, 80% tulisan saya di blog ini hanya berisikan refleksi sehari-hari bersama orang-orang terdekat. Padahal mulanya blog ini dibuat selain untuk tempat belajar menulis, berefleksi soal hidup, tapi juga membagikan hal-hal yang bermanfaat untuk orang banyak, di luar lingkaran pertemanan saya.

Mungkin pelan-pelan ada baiknya saya mulai menulis di luar hal-hal yang sifatnya reflektif. Seorang mentor semalam bilang:

“Ya, kalo mau nulis mah nulis aja. Bagus siΒ kalau nunggu mommentnya pas, tapi kalau kalau emang pingin nulis, ya ditulis aja apa yang ada di kepala”

Bener ugaaa πŸ˜€

Kebanyakan mikir malah gak jadi-jadi tulisannya. Seperti yang sekarang ini, saya menulisnya begitu saja, apa yang ada di kepala.

Semua pekerjaan akan selesai kalau dikerjakan bukan? Semua mimpi akan tercapai kalau dimulai bukan? Semua rencana akan terealisasi kalau mulai dikerjakan bukaaaaannn???

πŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s