Hidup Seadanya Demi Homestay Program

Ketika kondisi memaksa gue untuk hidup dengan mengandalkan diri sendiri, itu berarti gue harus mengatur segala sesuatunya sendiri, termasuk soal keuangan. Dan ini yang paling berat bagi gue, since my mother was the only one who able to managed my financial. Sialnya lagi gue lebih teliti pada huruf dibanding angka.

Semuanya terasa lebih berat ketika gue harus mengontrol keuangan gue sendiri tanpa bantuan Ibu. Terutama 2 bulan belakangan ini, di mana gue harus menabung untuk keperluan Youth Leadership Homestay Program dari GMB (Gerakan Mari Berbagi). Iya, gue lolos untuk jadi peserta homestay sekaligus internship di Jepang. Tapi program ini jauh berbeda dari Youth Exchange Program lainnya, peserta Homestay GMB diharuskan mencari funding sendiri, untuk keperluan tiket pesawat dan local transportation selama di negara tujuan. Which is gue kudu nabung, menyisihkan gaji gue instead of foya-foya.

Sejauh ini orang-orang yang gue ceritain selalu berkomentar: “Mau aja lu, mending liburan ke sana sendiri. Koq mau aja sih ikutan program kayak gitu, nyusahin diri sendiri.”

Jawaban gue simple: “Karena ini GMB, jadi gue mau-mau aja. HAHAHAHA” Gak sih, gak gitu juga, panjang lah kalo gue jelasin di postingan kali ini.

Back to the topic, kenapa gue harus nabung segitunya? Kenapa gue gak menyebar proposal aja? Itu udah, tapi belom mendapat kepastian. Ditambah lagi gue gak bisa sebebas itu fundraising untuk Homestay Program ini karena harus menghindari conflict of interest dengan kerjaan utama gue, which is di kantor itu gue masuk ke dalam unit fundraising. Gue juga gak bisa nyari-nyari kerjaan sampingan karena kerjaan gue di kantor aja udah memakan hari-hari weekend. Rumit kan? Banget. Itu makanya satu-satunya jalan bagi gue adalah HIDUP SEADANYA, dan NABUNG dengan TEKAD YANG BULAT.

Daaan, itu SUUSSAAAAH buat gue! Kenapa? Karena semenjak kerja dan resmi menjadi Mbak-Mbak Sudirman, life style gue lumayan berubah jadi sangat boros. Misal, harga makanan yang gue bayar untuk satu kali makan siang minimal Rp 40.000,- Sok kaya banget gak tuh? HAHA Padahal makan di warteg dengan budget Rp 15.000,- sampai Rp 20.000,- aja gue masih bisa hidup.

Belum lagi hobi belanja gue semakin membabi buta sejak Ibu udah gak ada. Salah satu bukti yang terlihat adalah baju-baju gue udah kebanyakan dan gak cukup lagi di lemari, padahal baju yang gue pake juga itu-itu laja. HAHA Hidup lu din din 😀

Saking fananya hidup gue, entah sejak kapan gue jadi hobi beli lipstik daaaan setelah gue amati hampir semua warnanya sama: PINK! Mwaaahahahahaha..

Tapiiii, persiapan Homestay GMB ini mengubah segalanya. Gue sama sekali gak punya budget untuk foya-foya. Pernah sekali waktu gue pingin banget makan HokBen, terpaksa gue kubur keinginan itu supaya uang tabungan gue tetap stabil dan sesuai perencanaan, which is bulan ini harus beli tiket pesawat yang harganya semakin mahal. 😥

Bahkan untuk beli skin care aja gue mikir-mikir, yang biasanya untuk toner aja gue pakai merk bodyshop, terus akhirnya kemarin gue beli merk Viva di Indomaret terdekat. HAHAAAA dan muke gue tetep baik-baik aja juga, gak gimana-gimana karena pakai produk yang lebih murah. How so stupid I am selama ini. HAHA

Terus sekarang gue pakai bedak bayi karena gak mampu beli bedak lagi, bahkan beli bedak wardah aja beraaaat banget rasanya. HAHAAA..

Setiap capaian pasti punya pengorbanannya sendiri-sendiri. INDEED

Bagi mbak-mbak kantoran macem gue, di Sudirman pula, gak gampaang ternyata untuk mengubah life style. Buat gue sih gak gampang ya, apalagi hidup sendirian, minimal hiburan gue satu-satunya ya nongki-nongkishopping atau paling gak travelling. Fana banget yah hidup gue? Don’t judge me please.

Sabun mandi aja sekarang gue ganti jadi lifeboy, karena sabun mandi di guardian harganya terlalu mahal. HAHAHAHAAA sediih.. Jangankan itu, untuk buku bacaan aja, sekarang ini gue prefer download e-book gratisan instead of beli, dan ini yang paling menyiksa karena gue gak suka baca buku di layar. 😥

Tapi kalau gak gitu, impian gue untuk ikut program ini gak akan tercapai. Setidaknya gue berkorban untuk hal yang worth it, bukan yang aneh-aneh. Dan gak ada yang gak mungkin memang, kalau kita mau usaha atau minimal mengalahkan ego dan tuntutan sosial yang terlalu kekinian.

Minimal dalam persiapan Homestay Program ini gue berubah jadi manusia yang lebih bersyukur dan bisa hidup seadanya. Gue belom bisa bilang ini membahagiakan atau enggak karena prosesnya masih panjang, 2 bulan ke depan mungkin akan lebih sulit karena semakin dekat dengan waktu keberangkatan. Pekerjaan di kantor juga semakin banyak yang harus gue selesaiin, berhubung gue akan ambil cuti panjang. Bagi pekerja kreatif macem gue itu gak gampang, untuk kerja doang tanpa hiburan minimal nonton film baru di bioskop.HAHA

Tapi lagi-lagi gue mau bilang ke diri gue sendiri “Gak apa-apa, at least gue belajar memilah-milah mana yang penting dan gak penting untuk dilakukan dan dibeli.”

Doain persiapan gue lancar ya teman-teman… Dan doain supaya dalam waktu dekat ada diskon sikat gigi ortodontik yang murah. HAHAHAHAHAAAAA…

Advertisements

11 Comments Add yours

  1. nyonyasepatu says:

    amin, semoga lancar semuanya ya

  2. Mydaypack says:

    suksess selalu programnya (y)
    salam kenal 😀

    1. veskadinda says:

      Terima kasih, salam kenal..

  3. Pypy says:

    Kalau masak sendiri? Menghemat banyak itu. Sukses ya penghematannya 😀

    Nyasar dimari krn tertarik judulnya nongol di wp. Salam kenal ^^,

    1. veskadinda says:

      halooo Pypy salam kenal, kebetulan aku gak bisa masak.hahahaa jadi sangat mengandalkan warteg..
      makasih banyak pypy sudah membaca.. segera berselancar ke blog mu nih..hehe

      1. Pypy says:

        Ah iya, warteg pun lumayan kok mengurangi. Soale makan siang 40rb itu mahal lho.. hihi..

  4. amijasmine says:

    Semoga sukses Din programnya,atau jangan jangan ini kamu dah ada di Jepang?salam kenal Dinda.

    1. veskadinda says:

      Hallooo salam kenaall jasmine,
      terima kasiiihhh supportnya, kebetulan saya masih di Jakarta, baru akan berangkat tanggal 17 nanti.. Jadi tambah semangat menulis nih, ada yang memberi respon positif.

  5. Ahahaha ketawa-ketawa baca blog ini 😀 Salam kenal, numpang mampir ^.^… PS: Saya juga hobi beli lipstik melulu dan pas diliat warnanya SAMA lol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s