Kenyal

Kondom, karet balon yang sama sekali belum pernah saya sentuh, sekalipun bungkusnya. Entahlah, menurut saya gak penting dan belum ada kebutuhan untuk  menggunakan. Sampai tadi pagi untuk pertama kalinya saya benar-benar memegang dan memperhatikannya dengan seksama, meskipun dari luar bungkusnya. Terus terang (tadi pagi) sebagai perempuan saya malu ketika menemukan benda kenyal itu di laci…

Agar ‘gading’nya tetap lestari

Devide et impera politik pecah belah atau disebut juga dengan adu domba. Pada artikel kompasiana yang saya dapat, dipertanyakan apakah devide et impera adalah cara yang memang harus diterima (nasib) atau kebodohan bangsa? Menurut saya ini bukan soal keduanya. Ini memang senjata psikologis paling ampuh sepanjang masa (saja memang). Jadi bukan nasib, dan bodoh atau tidaknya pasti bergantung…

Perempuan dilimitasi perasaan

“Perempuan memang nggak selalu benar. tapi dalam masalah perasaan, perempuan harus dibela.” – posted by a blogger in tumblr. Saya yakin (at least menurut keyakinan saya) bukan hanya si mbak blogger ini yang pernah meyakini quotesnya itu. Tapi banyak perempuan termasuk saya pernah merasa, berpikir, dan meyakini bahwa sebagai perempuan seharusnya saya dibela perasaannya. Sementara…

New Page – My Perspective – No debate and dialectic

Almost recovery, almost crazy Percis semalem gue update quote itu di Path. Iyes, memulihkan kesehatan itu berbanding lurus dengan menjaga kewarasan. Berhari-hari di rumah, gak bisa ngerjain apapun, lemas-lelah-lunglai-lemot. Belakangan hari ini gue baru bisa mulai haha-hihi di social media. Balesin whatsapp tanpa beler. Yaaa, seengaknya otak gue udah bisa diajak mikir lah setelah delapan hari diistirahatkan.HAHA…