Volunteering #BlogSeries: A sandwich Technique

After a year I joined in Sahabat Anak as a teacher for Marginal Children, the volunteers gave me a chance to being a Coordinator of Sahabat Anak Kota Tua. It was the first time for me to lead the volunteers and ensure all the program and planning went well. It was not easy to lead…

Dinda, Relawan dan TurunTangan

“Menjadi Relawan TurunTangan melampaui limitasi yang pernah saya buat sendiri” Tulisan ini dibuat untuk seorang apatis yang mempertanyakan arti sebuah kerelawanan kepada saya beberapa minggu lalu. Saat diberondong beberapa pertanyaan, saya sengaja hanya menjawab simple-simple saja atau sesepele “emang hidup gue kurang kegiatan aja, jadi bawaannya pengen ini itu, bikin banyak hal.” Tapi sebenarnya tidak…

Behind the scene

“Behind the scene” kalimat pendek yang terus berdengung di telinga saya, pasca selesainya kegiatan YA & YLF 2016. Satu minggu sebelum dimulainya acara ini, beberapa teman saya hantui dengan sederet paragraf mengenai pondasi sebuah bangunan, mengenai kekhawatiran akan kami tidak benar-benar mengetahui tangan hebat yang membantu kelancaran setiap tugas yang diberikan kepada masing-masing dari kami. Baru lah…

Pondasi terbaik di YA & YLF 2016

Pagi ini sebuah ucapan terima kasih datang dari Ozil di WhatsApp Group Tim Inti Youth Adventure. Ucapannya sederhana: Terimakasih untuk semua tenaga dan pikiran selama persiapan hingga pelaksanaan YA… Jaga kesehatan karena masih ada YLF… #janganlupabahagia Tentunya, persiapan dan pelaksanaan kegiatan ini tidak sesingkat ucapan terima kasih yang Ozil sampaikan. Banyak hal rumit dan pelik menjadi tantangan bagi…

Untuk Kalian (Relawan) yang Tak Ternilai — #31HariMenulis

Aku bangga ada Kak pida, Nuzul, Doki, dan Lizar di hidup aku. || Kalian adalah hal paling berharga dari semua hal yang pernah Tuhan kasih untuk saya. Maaf, karena saya pernah lari dari melayani. || saya masih TurunTangan untuk Indonesia, HADAPI!!! — Satu tahun ini banyak sekali yang melontarkan pertanyaan retoris kepada saya. Retoris teh naon din? Kalau kata…

PEJUANG BUKAN???

“TurunTangan sebagai jembatan dari politik lama (money politik) menuju politik baru (Enol Rupiah)” Ucapan Mas Bhe beberapa minggu lalu, kembali terdengung di telinga saya. Ucapan itu terus mengiri saya beberapa hari ini. Beberapa hari yang cukup membingungkan untuk saya. Jujur teman-teman, sampai kemarin pagi saya masih harus berpikir akan memberi dukungan kepada siapa di tanggal…